maLuLupa - Situs gratis milik bersama yang menjadi wadah serta ruang bagi siapa saja yang ingin berbagi inspirasi, kreativitas, promosi juga berekspresi secara bebas dan tanpa biaya, namun tetap mengedepankan tatacara yang baik serta tidak mengganggu kenyamanan bersama! Berhubung situs masih dalam proses pengembangan, terdapat beberapa halaman yang belum bisa diakses dengan sempurna, silahkan update halaman kami di lain waktu, mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.
Admin

Tokoh Pendidikan Indonesia

Di Indonesia, pada tanggal 2 Mei setiap tahun selalu diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional. Jangan sampai melupakan sejarah ya Wargi Bandung, ini dia nama-nama Tokoh-tokoh yang ada di balik HARDIKNAS.


Raden Ajeng Kartini



Bagi kaum Wanita apa yang telah diperjuangkan oleh Raden Ajeng Kartini memang sangat berpengaruh baik. 

Terbayang jika di era modern ini Wanita masih belum mengenal emansipasi dan tidak mendapat jenjang pendidikan yang layak, tentu banyak generasi muda bangsa yang tidak berpendidikan.


Kyai Haji Mohammad Hasjim Asy’arie




Tidak hanya pendidikan dalam segi moril saja, di Indonesia pendidikan tentang kepercayaan pun tentu diperhatikan. 

Beliau ini adalah salah seorang Pahlawan Nasional Indonesia pendiri Nahdlatul Ulama, organisasi massa Islam yang terbesar di Indonesia. 

Sampai saat ini banyak Warga Indonesia yang masih mengamalkan ajaran yang dibawa oleh Beliau.

Salah seorang Pahlawan Nasional Indonesia yang lahir di Jombang, Jawa Timur, 10 April 1875 ini merupakan pendiri Nahdlatul Ulama, organisasi massa Islam terbesar di Indonesia. 

Di kalangan Nahdliyin dan Ulama Pesantren, beliau punya julukan Hadratus Syeikh atau yang berarti Maha Guru




Sam Ratulagi




Mungkin banyak Pop Patriotics yang nggak tau kalau Pahlawan Nasional kita asal Sulawesi Utara ini merupakan salah satu tokoh pejuang pendidikan yang gigih. 

Yup, aktivis kemerdekaan Indonesia ini terkenal dengan filsafahnya: “Si tou timou tumou tou,” yang artinya manusia baru bisa disebut sebagai manusia kalau sudah bisa memanusiakan manusia. 

Beliau juga merupakan seorang akademisi yang terkenal. Ia sangat berjasa dalam perjuangan melawan pembodohan dan kolonialisme Belanda di Manado, dan memperjuangkan pendidikan masyarakatnya dengan baik. 

Sam Ratulangi ditunjuk menjadi gubernur pertama Sulawesi Utara yang membawa kemajuan dan perubahan di Sulawesi Utara lho.





Kyai Haji Ahmad Dahlan




Ahmad Dahlan adalah pendiri organisasi Muhammadiyah, organisasi ini adalah cita-cita beliau untuk pembaruan Islam di bumi Nusantara. 

Ahmad Dahlan ingin mengadakan suatu pembaruan dalam cara berpikir dan beramal menurut tuntunan agama Islam, menurut tuntunan al-Qur’an dan al-Hadits. 

Perkumpulan ini berdiri bertepatan pada tanggal 18 November 1912. Dan sejak awal Dahlan telah menetapkan bahwa Muhammadiyah bukan organisasi politik tetapi bersifat sosial dan bergerak di bidang pendidikan.




Dewi Sartika



Pahlawan Nasional kelahiran Bandung, 4 Desember 1884 ini punya peran penting dengan kontribusinya sebagai perintis pendidikan buat kaum perempuan. 

Dewi Sartika memiliki orang tua pasangan priyayi dan berpikiran maju, dan menyekolahkan beliau di sekolah Belanda. 

Di tahun 1902, beliau merintis pendidikan buat kaum perempuan dengan pelajaran yang sederhana, kayak merenda, memasak, menjahit, membaca, dan menulis. 

Dua tahun kemudian, Dewi Sartika mendirikan Sakola Istri, yang merupakan sekolah perempuan pertama di Hindia Belanda.




Pahlawan Pendidikan yang satu ini merintis perjuangan di Kota Bandung. 

Tidak jauh seperti Raden Adjeng Kartini, Dewi Sartika adalah pejuang pendidikan bagi kaum wanita. 

Sekolah Istri adalah nama sekolah yang didirikan oleh Dewi Sartika atas dana pribadi dan bantuan pemerintah pribumi saat itu, mulai dari pendidikan pengetahuan umum hingga ilmu tentang keterampilan memasak, membuat keterampilan dan menjahit ada di sekolah istri ini.





Ki Hadjar Dewantara



Terakhir adalah pahlawan Pendidikan yang tanggal lahirnya di abadikan sebagai HARDIKNAS. Beliau adalah aktivis pergerakan kemerdekaan Indonesia, kolumnis, politisi, dan pelopor pendidikan bagi kaum pribumi Indonesia dari zaman penjajahan Belanda. 

Ia adalah pendiri Perguruan Taman Siswa, suatu lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan bagi para pribumi jelata untuk bisa memperoleh hak pendidikan seperti halnya para priyayi maupun orang-orang Belanda.


By : Ahmad Fadhil Abidin disitus infobdg

KOMENTAR